0000000000171954
AUTHOR
I Ngurah Suryawan
showing 4 related works from this author
Menancapkan Tiang-Tiang “Kayu Besi”: Adat dan Strategi Para Elit di Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat
2019
Memperkuat adat bisa bermata dua jika hanya terfokus pada romantisasi “ideologi harmoni†tanpa memeriksa relasi produksi dan kelas dalam masyarakat adat kontemporer. Merespon kebijakan-kebijakan yang dilakukan oleh negara dan investasi, gerakan masyarakat adat di Tanah Papua harus mampu merefleksikan diri dalam hubungan dengan perubahan di internal diri mereka merespon perubahan yang diangkut oleh pembangunan dan investasi. Hanya dengan memahami konteks inilah masyarakat adat di Papua akan mampu untuk mengambil langkah-langkah aksi dalam menegakkan martabatnya.
Pemertahanan Bahasa Ibu tentang Tempat-Tempat Sakral dan Tantangan Perubahan Sosial Budaya Orang Marori dan Kanum di Kabupaten Merauke, Papua
2018
Artikel ini memfokuskan pada upaya bersama-sama yang dilakukan penulis dengan generasi muda di dua suku yaitu Marori dan Kanum di Kabupaten Merauke, Papua untuk melakukan dokumentasi bahasa dan nilai-nilai budaya mengenai hubungan mereka dengan lingkungannya. Kondisi perubahan sosial budaya menghimpit mereka dan pondasi pengetahuan lokal dalam pemanfaatan lingkunga menjadi tergoyahkan. Masyarakat lokal memiliki pengetahuan kaya yang menunjukkan relasi panjang dengan lingkungan alam sekitarnya. Dari perspektif masyarakat terdapat pemetaan ruang-ruang hidup yang mencakup wilayah perkampungan, perkebunan, dan leluhur (pamali). Masyarakat juga menamai wilayah-wilayah tersebut dengan bahasa loka…
“Tak Cukup Bagi Kami untuk Meratap, Kami harus Berjuang”: Kemandirian Mama-Mama dalam Dinamika Pemekaran Daerah di Tanah Papua
2017
Artikel ini mendiskusikanrespon perempuan Papua, terkhusus mama-mama Papua yang berjualan di pasar-pasar tradisional, dalam menghadapi dinamika pemekaran daerah dan transformasi sosial budaya yang terjadi di Tanah Papua.Di tengah kondisi itulah tergambar bagaimana perjuangan mama-mama Papua untuk menumbuhkan kemandirian dan solidaritas sosial.Artikel ini berwacana dengan melakukan etnografi perjuangan mama-mama Papua di beberapa wilayah di pasar-pasar tradisional dalam pemenuhan ekonomi rumah tangga dengan bekerja di kebun dan mengurus perkembangan anak-anak mereka.Perempuan Papua ini berjuang dalam keseharian kehidupan mereka dan berperan penting dalam menjalankan hal-hal pokok dalam kehid…
RUANG BERUBAH BERSAMA-SAMA: ANTROPOLOGI DALAM TRANSFORMASI SOSIAL BUDAYA PAPUA
2018
Abstra k The biggest challenge of anthropology, especially in frontier areas (front lines) like in Papua, is to place it in the context of the vortex of the meaning of socio-cultural transformation experienced by humans themselves. Anthropology, thus becoming a "weapon" in the face of the inevitable social and cultural changes. This article reflects the power of ethnography in the long span of the journey of reproducing Papuan cultural knowledge. This study argues that ethnographic reproduction produced with a colonialistic perspective will lack power and language in describing the complexity and transformation of culture in the Land of Papua. The reality of the Papuan people is high mobili…